Menelisik Sisi Mistis Dan Sejarah Dari Benteng Kedung Cowek Surabaya (Part 1) - Kabar Surabaya

Breaking

Thursday, April 15, 2021

Menelisik Sisi Mistis Dan Sejarah Dari Benteng Kedung Cowek Surabaya (Part 1)

Menelisik Sisi Mistis Dan Sejarah Dari Benteng Kedung Cowek Surabaya (Part 1)


Kabar Surabaya - Kota Surabaya adalah salah satu dari beberapa kota didunia ini yang dijuluki sebagai Kota Pahlawan. Banyaknya pahlawan yang gugur serta kengeyelan arek-arek Suroboyo dalam menghadapi tentara Sekutu pasca Proklamasi adalah salah satu sebab mengapa kota ini mendapatkan predikat sebagai City Of Heroes.

 

Salah satu momentum besar perjuangan Arek-Arek Suroboyo adalah saat melakukan perang 10 November 1945. Dimana pada masa itu, salah satu Jendral Inggris berhasil terbunuh. Bahkan Kota Surabaya menjadi Pangkalan Armada Timur terbesar pada jaman Belanda. Maka tidak heran kalau di hampir seluruh penjuru Kota Surabaya ini masih banyak ditemukan bangunan-bangunan yang saat itu digunakan untuk peperangan.

 

Salah bangunan bersejarah yang masih berkaitan erat dengan peperangan dapat ditemukan di kawasan Kenjeran Surabaya, tepatnya berada di daerah Kedung Cowek. Bangunan bersejarah ini berupa benteng yang dibangun pada jaman Belanda, tepatnya pada tahun 1900. Namun pembangunannya harus terhenti dikarenakan krisis moneter yang terjadi di negara Belanda pada tahun 1925. 


Meskipun pembangunannya terhenti, Benteng Kedung Cowek sudah berdiri dan berfungsi layaknya benteng pelindung. Semua persenjataan berupa meriam dan senjata anti pesawat dan kapal laut telah terpasang dibenteng tersebut. 


Uniknya, sebelum Belanda sempat menggunakannya, Tentara Jepang sudah merebutnya. Akhirny benteng ini berhasil direbut oleh para pejuang Indonesia dari tangan Jepang. Dari Benteng Kedung Cowek inilah praa pejuang yang tergabung dalam laskar Sriwijaya bertahan terhadap gempuran tentara Sekutu yang datang dari Selat Madura. Pertempuran Benteng Kedung Cowek ini akhirnya menewaskan sekitar 200 orang dari laskar tersebut.

 

Saat ini pengelolaan Benteng Kedung Cowek ini berada di tangan Kodam V Brawijaya. Selain itu Benteng Kedung Cowek ini juga sebut sebagai Gudang Peluru. Karena pada saat itu Benteng Kedung Cowek ini juga berfungsi sebagai tempat penyimpanan peluru, senjata bahkan granat tangan. Di duga benda-benda tersebut ada yang masih terpendam di sekitar lokasi tersebut.

 

Meski demikin Benteng Kedung Cowek ini sudah terbuka bagi masyarakat umum untuk mengunjunginya. Rute ke lokasinya cukup mudah. Pengunjung bisa mengikuti rute ke arah Jembatan Suramadu. Namun jangan sampai naik, melainkan putar balik dibawah jembatan tersebut. Setelah putar balik ikuti jalur hingga menemukan jembatan kecil untuk masuk ke Benteng Kedung Cowek tersebut. Belokan tersebut berada sebelum terminal Kedung Cowek.

 

Disini tidak ada tiket masuk, anda bisa memarkirkan kendaraan dilokasi parkir atau membawanya hingga ke depan bangunan Benteng. Untuk biaya parkirnya Rp3000 untuk motor dan Rp5000 bagi mobil. Disarankan anda memarkir kendaraan lalu berjalan kaki ke arah Benteng Kedung Cowek. Perjalanannya tidak lama dan jangan khawatir panas, karena suasananya sejuk oleh pepohonan yang besar dan rindang.

 

Bahkan kita serasa masuk ke dalam hutan belantara. Semua pohon besar tersebut hampir semua batangnya tertutup oleh tanaman rambat. Karena hal inilah, kemudian banyak beredar kabar kalau Benteng Kedung Cowek ini angker. bahkan dihuni oleh sosok Siluman Ular.

 

Namun sepertinya pengunjung tidak menghirukan hal tersebut. Hal ini tampak dari ramainya kunjungan pada saat weekend. Seperti halnya yang admin Kabar Surabaya saksikan pada hari Minggu (12/04/2021) lalu. Lokasi Benteng Kedung Cowek ini digunakan sebagai tempat berkreatifitas. Tampak saat itu ada dari Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kota Surabaya, Komunitas Airsofter Surabaya Underground, maupun para calon pengantin baru yang melakukan sesi pemotretan pre-wedding.

 

Benteng Kedung Cowek ini terdiri dari Benteng Utama yang berukuran besar dan ada lagi benteng-benteng kecil yang berada di ampingnya. Dari luar, Benteng Kedung Cowek ini memang jauh dari kesan mistis. Namun suasana berbeda baru terasa saat memasuki ruangan dalam benteng tersebut. 

 

Ruangan tersebut terbuat dari beton tebal yang atapnya melengkung. Hawa yang lembab dan basah langsung menyeruak saat memasuki ruangan tersebut. Lorong sepanjang kurang lebih 10 meter tersebut tampak gelap karena minimnya lubang ventilasi. 

 

Sedangkan pada bagian atapnya tergantung batang besi  yang ujungnya melengkung tajam. Sekilas bentuknya seperti mata pancing. Kalau di film-film action, batang besi ini seperti tempat untuk menginterogasi tahanan perang. Tapi di Benteng ini digunkan untuk apa, masih belum ada kejelasan lebih lanjut.

 

Benteng Kedung Cowek ini juga dilengkapi oleh tangga, sehingga pengunjung bisa naik keatasnya. Dari atas benteng ini bisa diketahui darimana hawa lembab yang ada di ruangan dalam tadi. Rupanya bagian benteng yang menghadap ke Selat Madura ini memang terpendam atau memang konstruksinya dibuat terpendam didalam tanah. 

 

Tanah tesebut seperti bukit dan menurun tepat ke bibir laut. Sedangkan dibibir laut tersebut terdapat batu-batu berukuran sedang yang bentuknya juga unik, yaitu oval seperti telur. Sama sekali tidak memiliki sudut yang tajam. Diatas tanah inilah lokasi yang paling terasa nyaman. Selain bisa memandang deburan air laur dan perahu nelayan. Lokasi ini juga ditumbuhi oleh tanaman besar yang cukup rindang. Hawa panas Kota Surabaya tidak akan terasa karena angin yang berhembus cukup sejuk. (yyan) 

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad