Inilah Hasil Renovasi Stadion Gelora Bung Tomo Yang Semakin Gagah Untuk Persiapan Piala Dunia - Kabar Surabaya

Breaking

Friday, August 7, 2020

Inilah Hasil Renovasi Stadion Gelora Bung Tomo Yang Semakin Gagah Untuk Persiapan Piala Dunia

Inilah Hasil Renovasi Stadion Gelora Bung Tomo Yang Semakin Gagah Untuk Persiapan Piala Dunia

Kabar Surabaya - Pada tahun 2021 mendatang Kota Surabaya akan menjadi salah satu tuan rumah dari penyelenggaraan Piala Dunia untu usia di bawah 20 tahun (U-20). Rencananya Stadion Sepak Bola Gelora Bung Tomo  akan menjadi Stadion Utama yang akan digunakan untuk pertandingan antar negara ini. Oleh karena itu saat ini Pemkot Surabaya sedang mengebut persiapan pembenahan dari Stadion yang kerap menjadi kandang dari Klub Sepak Bola Persebaya Surabaya.


Pembenahan stadion ini memang terkesan ngebut karena progresnya sedikit mengalami keterlambatan akibat serangan dari COVID-19. Targetnya, pada Bulan Desember mendatang Stadion GBT ini harus sudah rampung. Dan yang harus rampung ini bukan hanya Stadion GBT saja, melainkan stadion pendamping yang dibuat latihan juga harus rampung juga. Stadion pendamping yang telah disiapkan oleh pemkot Surabaya ini adalah 3 stadion di kawasan GBT, Stadion 10 Nopember dan lapagan Thor.

Pada stadion utama sendiri yaitu Stadion GBT, pembengunannya sudah mulai memperlihatkan progres yang berarti. Beberapa perbaikan yang menambah gagah dari Stadion Kebanggaan Arek-Arek Suroboyo ini antara lain adalah :

1. Lampu Stadion. Saat ini Pemkot Surabaya telah memasang lampu sorot dengan kekuatan 2.400 lux. Hal ini memang standart yang diwajibkan oleh FIFA bagi stadion yang akan menggelar pertandingan Internasional. Nantinya akan ada sebanyak 244 buah lampu yang akan dipasang untuk menerangi Stadion GBT ini. 

Total berat dari lampu ini setelah terpasang seluruhnya adalah 1,2 ton. Untuk itu Pemkot Surabaya sampai harus memanggil pakar konstruksi dari ITS dan Kontraktor yang dulu membangun Stadion GBT ini. Pemkot Surabaya benar-benar memastikan bawah pondasi dan konstruksinya sudah kuat untuk menopang lampu yang sangt berat tersebut.

2. Rumput Stadion. Jika anda saat ini berkunjung ke dalam Stadion GBT, jangan kaget kalau saat ini kondisinya gundul. Hal ini dikarenakan Pemkot Surabaya akan menggantinya dengan rumput kualitas Internasional yang menjadi standart dari FIFA. Rumput dengan kualitas terbaik ini didatangkan dari Tanggerang dan akan diuji terlebih dahulu oleh Tim Pakar dari Institur Pertanian Bogor (IPB).


Sedangkan untuk rumput yang lama akan dipindahkan ke bagian tepi lapangan. Proses pemindahannya-pun juga dilakukan dengan batuan mesin. Hal ini agar rumput yang lama bisa tercabut sampai ke akarnya dan bisa dipindahkan ke lokasi lain.

3. Warna Stadion. Bagi anda yang sudah lama enggak nribun, jangan pangling bila warna dindingnya dalamnya sudah memiliki warna baru, yaitu warna abu-abu tua dan dabu-abu muda. Kegiatan pengecatan stadion ini dilakukan dengan mengelupas terlebih dahulu warna cat yang lama, baru kemudian di cat lagi dengan warna baru. Ratusan Satgas DPRKP-CKTR dikerahkan untuk melakukan pengecatan ini. Diperkirakan pertengahan Agustus ini pengecatan akan segera selesai.

4. Singgle Seat Stadion. Pemkot Surabaya benar-benar all out untuk membuat Stadion GBT ini menjadi stadion berkelas dunia. Salah satunya adalah penempatan kursi singgle seat di arena tribun penonton. Hal ini memang salah satu syarat yang harus dpenuhi apabila suatu stadion akan digunakan untuk ajang pertandingan Internasional. Meskipun nantinya harus mengorbankan kapasitas atau daya tampung penonton yang masuk kedalam stadion.


5. Akses Masuk Stadion. Sebenarnya saat ini akses masuk menuju ke Stadion GBT sudah lumayan lebar apabila dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Namun Pemkot Surabaya merasa kalau hal tersebut masih saja kurang. Oleh karena itu Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, sampai harus terbang ke Jakarta untuk berdiskusi dengan Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR). 

Di Jakarta Wali Kota Risma mengajukan akses jalan baru menuju ke GBT. JIka akses jalan baru ini dapat terwujud, maka masyarakat bisa mendapatkan akses jalan masuk ke Stadion GBT dari berbagai arah. (yyan)

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad