Bekuk 2 Jambret, Sopir Ojek Online Diangkat Risma Menjadi Linmas - Kabar Surabaya

News

Thursday, May 2, 2019

Bekuk 2 Jambret, Sopir Ojek Online Diangkat Risma Menjadi Linmas

Bekuk 2 Jambret, Sopir Ojek Online Diangkat Risma Menjadi Linmas

Kabar Surabaya - Meskipun Kota Surabaya di kenal sebagai salah satu kota yang cukup aman untuk di singgahi. Naqmun tidak di pungkiri, bahwa selalu ada saja tindak kejahatan yang terjadi di beberapa sudut kota ini. Tetapi, sepertinya para pelaku kejahatan harus berpikir 1000 kali lagi jika ingin melakukan tindak kejahatan di Kota ini, Karena warga Surabaya ternyata juga di kenal memiliki rasa tolerasi yang cukup tinggi terhadap sesama. Seperti halnya kisah seorang pengemudi ojek online yang berhasil membekuk dua penjambret di jalanan Kota Pahlawan.



Hari Minggu pagi (21/4/2019) seperti biasanya, Didik Suyono melakukan pekerjaan rutinnya sebagai pengemudi ojek online. Ketika sedang membawa seorang penumpang di kawasan jalan Dr Soetomo, dia terkejut dengan kejadian yang tidak jauh dari pandangannya. Tampak olehnya 2 orang penjambret yang sedang beraksi merampas HP milik seorang pejalan kaki.

Melihat hal tersebut Didik langsung berinisiatif meminta ijin kepada penumpangnya untuk mengejar jambret yang sedang beraksi tersebut. Setelah penumpangnya turus, Didik langsung tancap gas untuk memburu 2 orang pelaku kejahatan tersebut.

Ketika berada di Jalan pandegiling, di bantu dengan warga, akhirnya para kriminal tersebut berhasil di lumpuhkannya. Dan rupanya aksi heroik dari Didik Suyono ini berhasil di rekam oleh seorang netizen, yang kemudia langsung menggunggahnya di media sosial. Postingan kisah Didik membekuk jambret ini akhirnya viral hingga ke pihak Kepolisian dan Walikota Surabaya, Tri Rismaharini.


Pada tanggal 3 April 2019, Pengemudi Gojek ini terkejut sekaligus takut, ketika mendapatkan panggilan dari kantor BPB Linmas Kota Surabaya. Namun karena merasa tidak pernah melakukan kesalahan Didik memenuhi panggilan tersebut. "Wah, aku dredeg mas...seumur-umur belum pernah masuk ke Kantor Linmas" terangnya.

Sesampainya di kantor yang beralamatkan di Jalan Jaksa Agung Suprapto ini, Didik langsung di persilahkan masuk ke dalam ruangan Kepala BPB Linmas Kota Surabaya, Eddy Christijanto. Di ruangan ini Eddy meng-apresiasi apa yang di lakukan oleh pria yang beralamatkan di Jalan Dinoyo ini. Kemudian ada 2 pilihan yang di berikan oleh Eddy, yaitu penghargaan atau di angkat menjadi anak buahnya.

"Saya ya, langsung pilih jadi Linmas, penghasilan tetap dan terus" jawab Didik. Pada hari itu juga Didik langsung di berikan 1 stel Seragam hitam khas Linmas dan besok sudah harus masuk kantor guna menjalani serangkaian tes.


Menurut Eddy, hal yang di lakukan oleh BPB Linmas ini adalah bentuk penghargaan kepada warga Kota Surabaya yang sudah berperan aktif untuk menjaga Kota Pahlawan ini dari tindak kejahatan. Sebelum benar-benar di terima menjadi anggota Linmas, nantinya Didik masih akan menjalani serangkaian tes terlebih dahulu. Selain itu juga akan di periksa mengenai latar belakang dari Didik.

"Dari penuturan awal, Didik mengaku mempunyai 2 orang anak, dan istri yang tidak bekerja" jelas Eddy. "Serangkaian tes ini, nantinya akan berjalan selama satu mingguan, setelah itu hasilnya akan kita laporkan kepada Ibu Walikota Surabaya" sambungnya.


Selain dari Pemkot Surabaya, Didik Suyono ini juga mendapatkan apresiasi dari pihak Kepolisian. Kompol David Triyo Prasojo, selaku Kapolsek Tegalsari mengaku bangga dengan apa yang telah di lakukan oleh didik ini. karena meskupun Didik dan warga berhasil menangkap jambret tersebut, namun mereka tidak main hakim sendiri, melainkan langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Tegalsari.

Bahkan kedepan Pihak Kepolisian bakal lebih melakukan kerjasama yang cukup intensif dengan pihak ojek online. "Para pengemudi ojek online ini, nantinya bisa menjadi agen-agen Kamtibmas di lapangan" jelas David (Ita Pebri) 

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad