Netizen Malaysia Sebut Asia Tenggara bakal Tamat, Jika Walikota Risma Menjadi Presiden - Kabar Surabaya

Breaking

Tuesday, September 17, 2019

Netizen Malaysia Sebut Asia Tenggara bakal Tamat, Jika Walikota Risma Menjadi Presiden

Netizen Malaysia Sebut Asia Tenggara bakal Tamat, Jika Walikota Risma Menjadi Presiden

Kabar Surabaya - Kepemimpinan Walikota Tri Rismaharini selama dua perione menjadi orang nomor satu di Kota Surabaya ini dianggap sangat berhasil. Beragam pujian dan penghargaan, baik dari dalam dan luar negeri berhasil beliau raih. Bahkan wanita kelahiran Kediri ini juga sering diundang menjadi narasumber atau rapat dunia sekelas kepala negara. Saat ini beliau juga menjabat sebagai Presiden UCLG ASPAC, yaitu organisasi setingkat Asia Pasific. 



Deretan prestasi tersebut, tentu saja amat membanggakan warga Kota Surabaya sendiri. Hal ini karena Kota Pahlawan otomatis menjadi terkenal hingga ke se-antero dunia. Banyak sekali turis mancanegara yang datang ke Kota Surabaya ini, baik untuk berbisnis maupun untuk berlibur. Maka tidak salah apabila Kota Surabaya pada tahun ini berhasil mengalahkan Pulau Bali dalam hal tujuan wisata.

Apabila warga Kota Surabaya bangga akan prestasi Walikota Risma. Hal ini berbanding berbalik dengan suara dari warga online Negeri Jiran Malaysia. Warga Malaysia ini mengungkapkan ketakutannya kalau Walikota Risma menjadi President, maka negara  di kawasan Asean akan kalah bersaing. Hal ini tertulis dalam cuitan media sosial milik warga Malaysia ini. berikut cuitan natizan malaysia yang dempat viral pada beberapa waktu yang lalu . " Kalau Tri Rismaharini menjadi president selepas Jokowi. Gam Overlah, negara-degara Asean yang lain".



Akun tersebut memuji  bagaimana Walikota Risma berhasil merubah Kota Pahlawan ini menjadi bersih dan teratur. Bahkan dia menyamakan Kota Surabaya dengan negara Jepang yang kondisinya saat ini sangat mirip, baik di bidang kebersihan maupun keteraturannya. "Sapa yang pernah pegi Surabaya sebelum Risma jadi Mayor, then selepas dia jadi Mayor jauh gila beza. Surabaya now bersih and teratur,"

Netijen Malaysia ini juga menyoroti bagaimana Walikota Tri Rismaharini mampu membuat warga Kota Surabaya sukses dalam menanngani sampah perkotaan. Salah satu yang dia sorot adalah bagaimana Kota Surabaya telah berhasil memanfaatkan gas metane yang keluar dari sampah untuk kemudian diolah menjadi listrik. Hal ini telah di lakukan di Kebun Bibit dan di kawasa Benowo Kota Surabaya. Berikut, cuitan netijen yang menjadi viral tersebut : "Ni cara Surabaya, Indonesia handle sampah. Impressive right. Siap guna methane dari sampah untuk produce electricity,"


Cuitan warga Malaysia ini, rupanya juga sangat memperhatikan bagaimana cara Walokota Risma yang pernah menjadi Walikota terbaik dunia dan beberapa kali beliau sering marah-marah didepan publik. Hal tersebut tidaklah salah, karena Walikota perempuan pertama di Kota Surabaya ini pernah meraih predikat sebagai Walikota Terbaik Dunia pada tahun 2015. 

Namun, beliau juga sering meluapkan kemarahannya didepan publik saat melihat sesuatu yang dianggapnya tidak baik. Beberapa kemarahan Walikota Risma yang sempat viral di media sosial adalah pada saat beliau memarahi panitia pembagian es krim gratis yang berlokasi di taman Bungkul Kota Surabaya.

Saat itu Walikota risma benar-benar marah, saat melihat kondisi tanaman di seputar Taman Bungkul yang hancur karena terinjak-injak oleh masyarakat yang berebutan es krim gratis seharga kurang dari Rp5.000,00 tersebut. Kabarnya, perusahaan yang mengadakan event bagi-bagi es krim tersebut mendapatkan denda hingga 1 Milyar rupiah untuk memperbaiki kembali kondisi di taman Bungkul Kota Surabaya. 



Kemarahan kedua dari Walikota Risma yang juga menjadi viral di media sosial adalah pada saat beliau melakukan sidak pelayanan e-KTP yang berada di gedung Siola Kota Surabaya. Saat itu terlihat bagaimana beliau sangat kecewa terhadap para pegawainya yang dianggapnya sangat lambat dalam penanganan pelayanan terhadap massyarakat. Bahkan beliau tampak mengancam akan memutasikan bawahannya yang kerjanya tidak baik. "Walaupun dia ni kuat marah, tapi dia kerja jalan. Sebab tu tahun 2015 dia dapat anugerah Datuk Bandar no 3 terbaik dunia dari The City Mayors Foundation," . (Yanuar Yudha)    

26 comments:

  1. Semakin maju surabayaku πŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺ Bu Risma

    ReplyDelete
  2. Good leader ! πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘

    ReplyDelete
  3. Bu kalo kamu jadi presiden aku yakin Indonesia makin makmur :)

    ReplyDelete
  4. Alanjutkan pejalanan njenengan bu....
    Smoga Allah snantiasa melindungi ibu rizma...

    ReplyDelete
  5. KADAL GURUN PASTI KEJANG KEJANG.

    KADAL GURUN MALAH NYALONKAN NINIS YANG KAGAK BISA KERJA. DASAR OTAK KEBALIK

    ReplyDelete
  6. Klo banyak2an penghargaan jelas lebih banyak anies sebagai gubernur. Anies juga udah jadi pembicara kelas Internasional. Surabaya macet ga punya transportasi masal kayak Jakarta. Sudah sangat terlambat klo baru sekarang memulai. Sampah?? Anies udah bangun ITF Sunter yg bisa ngolah sampah ribuan ton sehari. Sesuatu yg jokowi ahok ga bisa bangun

    ReplyDelete
    Replies
    1. Coba tunjukin penghargaan apa aja yg diperoleh si anies sekelas dunia yg bisa menyaingi prestasi bu risma.. ??

      Delete
    2. Anies cuma bisa ngeresmiin...
      ITF udah dr kapan tau dibikinnya keles, budayakan membaca dan memahami jangan gadoin mecin...
      Trotoar aja berantakan noh, tiap hari lewat tanah Abang...

      Delete
    3. haluuu...tangio..turumu kesoren

      Delete
    4. Ngawur!! Lurr kalo gatau apa" gausah komen, kalo mau datang ke surabaya kita diskusi, apa bener komenmu yg gajelas itu !!!

      Delete
    5. Nyampe sby tak bacok model kyok ngene...masok a

      Delete
    6. Mau menghijaukan jakarta nanam tanaman di trotoar sebelahnya zebracros kan lucu

      Delete
    7. Yang menilai warga dan dunia

      Delete
    8. Biarpun saya fans berat pak anies sebelum jadi menterinya jokowi dulu.. Tapi saya lbh ngefans bu risma walikotaku yg benar" tipe pemimpin dan pekerja, meski saya sgt dan teramat sgt tdk suka dgn org" dan petinggi di sekitar beliau.. Bu Risma ini pengecualian, sgtlah berbeda murni bukan pencitraan..

      Delete
  7. Anies cuma bisa ngeresmiin...
    ITF udah dr kapan tau dibikinnya keles, budayakan membaca dan memahami jangan gadoin mecin

    ReplyDelete
  8. Ora yakin. Dadi presiden. Ujunge mules duet mapia.

    ReplyDelete
  9. Org keblinger ya gini, baca berita yg valid jgn dr yg berita kelompok radikalis yg di baca byk menyesatkan berita yg di tulis di bolak balik jadinya ente makin di ketawain org dgn koment yg ngawur, atau memang ente yg cinta banget dgn ninis, jd buta mata buta hati main srudak sruduk aja, smp ada tembokpun di sruduk, makanya jd puyeng sendiri.

    ReplyDelete
  10. Bu jgn hanya membuat taman2 ja tp tolong perhatikan jg nasib wargamu km minta sediakan tempat untuk pedagang buah yg ada di dupak, padahal ada tanah dgn sistem kontrak ke pemiliknya ditempati pedagang buah kt sdh mengurus perizinan surat2nya sdh lengkap dan tempat tu jg tdk menggangu lalu lintas tp knp sm satpol pp kok msh disegel? Tolong perhatiannya bu walikota

    ReplyDelete
    Replies
    1. terkadang bukan dri kepala yg tertinggi,tpi dri kepala yg bawahan,yg sll membuat rencan yg menyulitkan warga kecil,

      Delete
  11. Bu risma bukan sosok yang membanggakan apa yang dia peroleh. Dia akan bangga kalau masyarakat bahagia dan apa yang dia kerjakan bermanfaat bagi rakyatnya. Gak perlu anda bandingkan risma dengan anies. Mereka punya kinerja masing masing untuk daerahnya. Intinya kami bangga punya bu risma dan saya sebagai warga surabaya sangat sangat mengapresiasi kinerja beliau dalam 2 periode ini.

    ReplyDelete
  12. Kayak nya Emak Risma Nggk Mau Jadi presiden.. Dia Pernah Berkata "Kalo aku Jadi Presiden, Trus Surabaya Mau Jadi apa? Siapa yg mengurus Surabaya?"

    ReplyDelete

Post Bottom Ad