Walikota Risma Lakukan Demo Di Depan Gedung KPU...? - Kabar Surabaya

News

Friday, May 3, 2019

Walikota Risma Lakukan Demo Di Depan Gedung KPU...?

Walikota Risma Lakukan Demo Di Depan Gedung KPU...?

Kabar Surabaya - Meski Pemilu serentak telah selesai di laksanakan, namun hawa panasnya saat ini masih saja terasa. Dan yang sangat di sayangkan adalah banyaknya berita-berita hoax yang beredar di masyarakat. Salah satu berita Hoax yang baru-baru ini beredar adalah vidio suasana demo di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang di lakukan oleh sekelompok massa.



Vidio yang saat ini beredar luas di media sosial ini berdurasi 2.4menit. Vidio ini menggambarkan suasana massa yang sedang men-demo kantor KPU. Yang menjadi perhatian di dalam vidio ini adalah caption yang bertuliskan Walikota Surabaya Ibu Risma.

Di dalam vidio ini terdengar suara seorang wanita yang melakukan orasi dengan lantang. Ucapan ibu tersebut terdengar sedang melakukan kecaman terhadap KPU yang telah di anggapnya melakukan kecurangan pada pemilu 2019 ini. "Saya hanya menghimbau kepada Ketua KPU, Kepolisian, dan para petugas Pemilu, kalian ini di bayar dengan uang rakyat" teriak suara tersebut dengan lantang.



Selain itu juga terdapat juga kata-kata "bagi kalian yang muslim, kalian yang merasa hamba Tuhan. Apa yang kalian cari, apa yang kalian perjuangkan, Kalian semua telah berbuat curang, kalian curangi saudara sesama muslim kalian". Bahkan pemilik suara tersebut menantang bahwa dirinya tidak takut untuk di laporkan ke pihak yang berwenang.

Memang apabila di dengarkan, suara yang ada di dalam vidio tersebut adalah mirip-mirip dengan suara Walikota Surabaya Tri Rismaharini. Karena kemiripan suara inilah yang mengakibatkan, banyak netizen yang percaya kalau wanita yang ada di dalam vidio ini adalah Walikota Risma. 

Agar kehebohan vidio ini tidak merajalela dengan liar, Kepala Humas Kota Surabaya, M Fikser segera mengumpulkan para media cetak dan media online untuk melakukan klarifikasi. "Suaranya memang mirip, namun bagi yang sering ketemu beliau, pasti paham kalau suaranya berbeda" jelas Fikser.


Atas beredarnya vidio tersebut, Pihak Pemkot Surabaya sangat menyayangkan dan masih melakukan konsultasi kepada bagian hukum serta pihak Kepolisian. "Kami sudah menelusuri siapa penyebar vidio tersebut yang pertama kali" Terang Plt Kepala Dinkominfo Kota surabaya ini. Namun untuk pelaporan kepada pihak kepolisian masihj akan di rembukkan terlebih dahulu. 

M.Fikser juga mengaku sudah melaporkan hal ini kepada Walikota Risma. "Beliau sangat kaget dan menyayangkan mengapa ada orang yang berbuat jahat kepadanya" Papar Fikser. Fikser juga menjelaskan bahwasannya beliau ingin Walikota Risma tidak di ganggu dengan hal-hal yang seperti ini. "Biarlah tenaga dan fikiran Ibu di curahkan sepenuhnya untuk membangun Kota Surabaya ini" pungkasnya. (Pebriana)  

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad