Pelapor Risma Di Ombudsman Laporkan Akun Instagram Yang Menghina Dirinya - Kabar Surabaya

Breaking

Friday, February 7, 2020

Pelapor Risma Di Ombudsman Laporkan Akun Instagram Yang Menghina Dirinya

Pelapor Risma Di Ombudsman Laporkan Akun Instagram Yang Menghina Dirinya

Kabar Surabaya - Kejadian pelaporan Wali Kota Risma terhadap penghina dirinya yang menyebutnya sebagai Kodok Betina, ternyata masih berbuntut panjang. Kabar terbaru adalah kader Partai Amanat Nasional (PAN) Jatim yang akan mengirimkan surat kepada Kemendagri perihal kasus penghinaan nama baik Wali kota Risma ini. kader PAN ini adalah seorang wanita yang bernama


Ketika berita ini diangkat ke publik, rupanya ada banyak komentar-komentar yang dicuitkan netizen kepada Mila Machmudah ini. Komentar-komentar ini di lontarkan netizen di media sosialnya Fasebook dan Instagram. Banyak komentar pada akun Instagramnya yang menyebut dirinya sebagai kadrun atau kadal gurun. Bahkan juga ada yang terlalu kasar dengan merujuk ke alat kelamin serta menyamakan dirinya dengan valak (tokokh dam film horor). Menurutnya, kadal gurun dan kodok betina adalah sama-sama penghinaan nama baik juga. Selain penghinaan ada beberapa akun tersebut yang menurutnya juga melkakukan pengancaman.

Atas dasar itulah kader PAN Jatim ini melaporkan beberapa akun Instagramnya yang menghina dirinya. Sedangkan untuk akun Facebooknya juga ada beberapa akun yang menghinanya, namun entah mengapa tiba-tiba akun Facebooknya non-aktif. Pada hari Jum'at kemarin, Mila Macmudah secara resmi melaporkan akun-akun penghina dirinya ini kepada Polrestabes Kota Surabaya. 


Mila Machmudah membawa bukti berupa screenshoot akun Instagram miliknya yang memuat beberapa akun yang menghina dirinya guna dilaporkan. Mila berharap laporannya ini juga cepat diproses seperti halnya kasus Wali kota Surabaya. 

"Kalau untuk kasus Bu Risma cepat terungkap, maka saya juga berharap kasus yang menimpa saya juga cepat diungkap,". jelasnya. Menurutnya dimata hulum, antara pejabat dan rakyat tidaklah berbeda, semuanya sama dan seimbang.

Selain melaporkan akun-akun yang menghinanya, Mila Machmudah juga membawa surat untuk melakukan penangguhan penahanan untuk tersangka penghina Wali kota Risma. Dalam hal ini MIla mengaku mewakili LSM yang dia bentuk, yaitu Drug Free Community. 

Meskipun tidak mengenal sosok Zikria Dzatil, namun Mila ingin memperjuangkan hak anak bungsu Zikria Dzatil yang masih bergantung kepada ASI ibunya. " LSM saya kan berhubungan dengan anak dan perempuan, disini saya melihat hak anak 2 tahun yang masih menyusui,". (Yanuar Yudha)

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad