Warga Berteriak Histeris Saat Melihat Buaya Kalimantan Sepanjang 2 Meter Di Pemukiman Mereka - Kabar Surabaya

Breaking

Friday, September 25, 2020

Warga Berteriak Histeris Saat Melihat Buaya Kalimantan Sepanjang 2 Meter Di Pemukiman Mereka

Ilustrasi

Warga Berteriak Histeris Saat Melihat Buaya Kalimantan Sepanjang 2 Meter Di Pemukiman Mereka

 

Kabar Surabaya - Kota Surabaya identik dengan binatang Ikan Hiu dan Buaya. Kedua hewan buas ini juga tergambar dalam lambang Kota Pahlawan ini. bBhkan logo klub Sepakbola asal Kota Surabaya juga menyematkan Buaya sebagai salah satu maskotnya. Namun apa jadinya apabila ada Buaya sepanjang dua meter berada di dalam perkampungan padat penduduk...???.

 

Hal inilah yang terjadi pada hari Rabu (23/09/2020) malam dikawasan Tambaksari Kota Surabaya. Sekitar pukul 21.00wib, warga Jalan Gresikan Surabaya mendadak gempar saat melihat ada buaya sepanjang dua meter terlihat sedang berada di pekarangan rumah salah satu warga Gresikan. Buaya dengan corak garis-garis coklat tua dan coklat muda ini sebenarnya tidak banyak bergerak. Namun ukurannya yang sudah mencapai dua meter inilah yang membuat warga sekitar resah

 

Rupanya buaya dengan panjang 2 meter ini adalah peliharaan warga Gresikan juga yang bernama M.Puji Syaturi (18 tahun). Saat itu, buaya yang berjenis buaya Sepit Kalimantan tersebut diduga lepas dari kandangnya, sehingga bisa sampai di pekarangan pemiliknya. 

 

Warga Gresikan yang resah tersebut lalu menghubungi Command Center 112 guna meminta pertolongan. Tidak perlu menunggu lama, petugas Linmas dari Command Center 112 yang didampingi BabinsaKetua Rw, Ketua RT dan Babinkamtibmas setempat lagsung mendatangai lokasi kejadian. Dengan cekatan, Buaya asal Pulau Kalimantan tersebut di tangkap oleh Tim dari Command Center Surabaya. Moncong buaya tersebut sempat dilakban dan keempat kakinya diikat dengan tali tampar. 

 

Setelah dievakuasi dengan baik, Buaya Sepit ini lantas dibawa ke Kantor BPB Linmas Surabaya yang berada di Jalan Jaksa Agung Suprapto, sebelum akhirnya diserahkan kepada Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur (BKSDA Jatim). Penyerahan ini dikarenakan jenis Buaya Sepit ini adalah satwa yang masuk dalam kategori hewan terlindungi. Menurut keterangan dari Tim Dokter BKSDA, jenis Buaya Sapit ini adalah satwa asli dari Pulau Kalimantan. Makanan pokok buaya ini dihabitatnya adalah ikan air tawar. Dari kondisi fisiknya diperkirakan usia buaya ini sekitar dua hingga tiga tahun.

 

Hadi Jatmiko, salah satu warga Gresikan menjelaskan kalau sebenarnya dirinya telah mengetaui jika tetangganya yang bernama M.Puji Syaturi memelihara seekor buaya. Namun saat itu dirinya mengetahui kalau ukuran buaya tersebut masih kecil. Untuk memelihara buaya ini halaman belakang pemiliknya dibuatkan bangunan seperti kolam. Buaya itupun ditenpatkan di kolam tersebut.

 

Namun warga sekitar sangat terkejut saat melihatnya lagi, karena buaya tersebut sudah tumbuh besar sepanjang dua meter. Hal ini tentu saja membuat warag sekitar resah. Hingga akhirnya warga sepakat menghubungi Command Center 112 untuk mengevakuasi Buaya Sapit tersebut. Karena sepengetahuan Hadi, memelihara hewan yang dilindungi seperti buaya tersebut pasti membutuhkan suarat-surat khusus. (yyan)  

<!-- Composite Start -->
<br />
<div id="M532697ScriptRootC1003919">
</div>
<script async="" src="https://jsc.mgid.com/k/a/kabarsurabaya.org.1003919.js"></script>
<!-- Composite End -->

1 comment:

  1. Buaya sapit itu hidup di muara sungai kalimantan.Itu buaya hidup di air payau

    ReplyDelete

Post Bottom Ad