Lagi!!, Akun Media Sosial Lakukan Penghinaan Terhadap Walikota Risma Sebagai Kodok Dolli - Kabar Surabaya

Breaking

Saturday, February 15, 2020

Lagi!!, Akun Media Sosial Lakukan Penghinaan Terhadap Walikota Risma Sebagai Kodok Dolli

Lagi!!, Akun Media Sosial Lakukan Penghinaan Terhadap Walikota Risma Sebagai Kodok Dolli

Kabar Surabaya - Rivalitas antara dua kubu suporter bola di Jawa Timur, antara Bonek mania dan Aremania memang selalu menghadirkan tensi panas. Saking sengitnya dua kubu ini berseteru, terkadang membuat perseteruan ini tidak hanya ada di dalam stadion saja. Melainkan sudah berimbas keluar stadion. Seperti melakukan aksi sweeping antar suporter, bahkan terkadang juga bentrok secara fisik. 



Di jaman media sosial seperti ini, terkadang perseteruan ini bahkan sampai menjadi ramai di dunia maya. Saling posting dan saling cuitan, hinaan terhadap satu dengan lainnya sering sekali muncul di laman medsos. Namun kasus hinaan yang terbaru ini mendadak viral di dunia maya karena bukan saling hina antar suporter, melainkan sudah menghina sosok/pribadi di luar Suporter dan tim sepak bola.

Hinaan salah satu suporter sepakbola yang diduga dilakukan oleh suporter Aremania (Arema Malang) ini malah ditujukan kepada sosok/pribadi Walikota Surabaya Tri Rismaharini. Hinaan terhadap Walikota Risma ini diduga pertama kali di posting oleh akun facebook milik "Bendol Jo (Beni Dollar)" pada hari Kamis (13/02/2020).



Akun Facebook milik Bendol Jo ini memposting foto Walikota Risma dengan caption tulisan "Haii Kodok Dolli". Dalam waktu singkat saja, postingan dari Akun Bendol Jo ini menghasilkan puluhan komentar. Terdapat juga beberapa komentar yang mengingatkan pemilik akun tersebut dengan tulisan "Ojok ngomong ngunu sampean di screenshoot diciduk nangis lo (jangan bilang begitu, nanti anda diciduk, nangis lo)". Namun komentar yang mengingatkan tersebut malah di tanggapi santai olej Bendol Jo dengan membalasnya "Kate nyiduk aku tah..gak ngiro (mau nangkap saya..gak mungkin bisa)".

Bendol Jo dalam komentarnya malah menuliskan komentar yang diduga di tujukan kepada kelompok suporter Bonek Mania. Akun tersebut menuliskan komentar "Suporter Bunglon Munafik, gak mak'e, gak gembel'e podho ae, didikane Risma Risma L*n**e (Suporter bunglon munafik, enggak ibunya, enggak gembelnya, sama saja, didikan dari Risma L***e".



Komentar bernada provokasi dan penghinaan ini terus saja di tulis dalam komentar Bendol Jo. Pemilik akun ini seakan-akan tidak mengerti tentang adanya Undang-Undang Informasi dan Transaksi elektronik (UU ITE). Bahkan ada juga postingan yang menyebut Walikota Risma dengan sebutan "Risma Lo**e Babi".

Sayangnya postingan hinaan dan provokasi dari bendol Jo ini juga mematik reaksi yang lebih sengit dari akun yang bernama Aremania Bersikap. Dalam postingannya, akun Aremania bersikap ini menunjukkan pembelaannya terhadap akun milik Bendol Jo. 



Parahnya lagi, akun yang diduga milik kelompok Suporter Aremania ini bahkan juga menghina Institusi Kepolisian divisi Cyber Crime. Postingan yang diunggah oleh admin Aremania Bersikap ini bertuliskan "Dol Bendol Jo tak ewangi yoh ndol. Risma lon** Asurabaya Dj**ncuk kadit duwe utek. Ayo laporkan ke cyber Kon**L iku. Nyiduk admin Arema Bersikap mosok yo iso? Isone ngomong tok, Anti klarifikasi wani gelut nek terciduk. SALAM SATU JIWA (Dol Bendol Jo, aku bantu ya, Risma lon** Asurabaya Dj**ncuk tidak punya otak, ayo laporkan ke cyber kon** itu. Nangkap admin dari Aremania bersikap tidak akan bisa),".

Kedua postigan inilah yang akhirnya banyak di screenshoot oleh beberapa akun dan kemudian di share di media sosial Facebook dan Instagram. Beberapa bahkan telah melaporkan kasus penghinaan ini kepada akun, yang bernama Cybercrime Online. 



Laporan tersebut akhirnya mendapatkan tanggapan dari akun yang bernama Cybercrime Online. "Terima kasih atas laporannya, sudah kami pelajari dan cek akun tersebut. Semua data asli telah kami kantongi. Sekarang tinggal  kami proses saja. Untuk setiap perkembangannya kami akan update terus.”.   

Akun yang bernama Cybercrime Online ini kemudian meng-update hasil penelusurannya sebagai berikut. "Info perkembangan dari pelaku, ternyata pelaku sudah menghapus semua postingannya. Namun  yang namanya jejak digital tidak akan bisa hilang, Setiap pelanggaran pasti akan kami tindaklanjuti, kami tidak akan bermain-main dengan setiap apa yang kami ucapkan,".



Setelah postingan yang menyebut Walikota Risma sebagai Kodok Dlli tersebut viral, ternyata pemilik akun Bendol Jo memberikan klarifikasi. Bendol Jo (Beni Dollar) mengaku sudah tidak pernah menggunakan akun atas nama tersebut selama tujuh tahun lebih. Dan saat ini akun tersebut telah di hack oleh orang yang tidak bertanggung jawab. 

'Saya klarifikasi, akun saya tersebut telah di hack oleh orang yang tidak bertanggung jawab dan saya telah melaporkannya kepada pihak yang berwajib,".

Klarifikasi dari Bendol Jo ini juga memantik reaksi dari para netizen, salah satunya dri Gutam Jr.Akun milik Gutam Jr ini berkomentar kalau kasus ini sudah menjadi perhatian dari pihak Kepolisian. Kalau memang yang dilaporkan oleh akun Bendol Jo tidak benar, maka dirinya juga akan mendapatkan pasal pelaporan palsu. (Yanuar Yudha)

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad