Anggota Komisi III DPR RI Siap Menjadi Penjamin Bagi Penghina Walikota Risma - Kabar Surabaya

Breaking

Tuesday, February 4, 2020

Anggota Komisi III DPR RI Siap Menjadi Penjamin Bagi Penghina Walikota Risma

Anggota Komisi III DPR RI Siap Menjadi Penjamin Bagi Penghina Walikota Risma

Kabar Surabaya - Tanggal 31 Januari 2020, Pihak Kepolisian telah berhasil menangkap pelaku penghinaan lewat media sosial terhadap Walikota Surabaya Tri Rismaharini. Tersangka ini bernama Zikria Dzatil yang merupakan warga Katulampa - Bogor Jawa Barat. Saat ini, wanita yang berstatus sebagai Ibu Rumah Tangga ini telah berada di Kota Surabaya guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.



Kondisi Zikria Dzatil saat ini telah menjadi tahanan Polrestabes Kota Surabaya. Dalam jumpa press siang tadi, Ibu dari tiga orang anak ini mengaku msangat menyesali perbuatannya. Bahkan berkali-kali wanita berusia 44 tahun ini meminta maaf kepada Walikota Risma atas postingan akun media sosialnya yang mengatakan orang nomor satu di Kota Surabaya ini sebagai 'Kodok Betina".

Proses penangkapan Zikria Dzatil ini terbilang sangat cepat. Pihak Kepolisian tidak memerlukan waktu lama untuk menjemput warga Bogor di rumahnya. Hanya dalam waktu sepuluh hari sejak laporan dari masyarakat, LSM dan Pemkot Surabaya di terima, pihak Kepolisian sudah bisa menemukan keberadaan dari pemilik akun penghina Risma ini. 



Penangkapan Zikria Dzatil ini rupanya memantik banyak pihak untuk berkomentar, tidak terkecuali tokok-tokoh politik yang ada di Senayan. Hal ini seperti yang disampaikan oleh Anggota Komisi III DPR RI Habiburokhman dan tokoh Partai Gerindra Fadi Zon.

Anggota Komisi III DPR RI Habiburokhman ini bahkan berani menjaminkan dirinya agar Polda Jawa Timur menangguhkan penahanan atas diri Zikria Dzatil. "Kalau diperlukan saya siap menjadi penjamin bagi tersangka agar Polda Jatim bisa menangguhkan penahanan Zikria Dzatil. Sekaligus saya siap untuk memediasi antara tersangka dengan pihak Walikota Surabaya Tri Rismaharini,".



Habiburokhman juga menyerukan agar pihak Polda Jatim tidak melakukan penahanan, terhadap tersangka penghinaan Walikota Risma di media sosial facebook tersebut. "Sebagai anggota dari Komisi Hukum di DPR, saya menyerukan kepada pihak Polda Jawa Timur untuk tidak menahan ibu-ibu dari tiga anak tersebut,".

Sedangkan Fadli Zon dalam cuitannya menuliskan kalimat "Realitas diskriminasi hukum di negeri ini, Sesuai dengan selera penguasa,". Hal ini dituliskan dalam akun twiternya. Dalam cuitannya tersebut, tokoh senior partai Gerindra itu juga menautkan foto Zikria Dzatil yang di sandingkan dengan Ade Hermando. Ade Hermando sendiri adalah dosen Universitas Indonesia yang pernah menggunggah foto Gubenur DKI Jakarta yang wajahnya di miripkan dengan tokoh film Joker. 



Fadly Zon juga membandingkan kasus Penghinaan Walikota Risma ini dengan kasus yang menimpa dirinya. Bahwasannya beliau juga pernah melaporkan salah satu kasus penghinaan dirinya kepada pihak Kepolisian, namun hingga saat ini belum ditindak lanjuti oleh pihak Kepolisian. 

"Dulu ada yang mengancam, menghina dan memfitnah saya, tapi sampai sekarang belum ada yang ditangkap,". Ujar Fadly Zon. (Yanuar Yudha)

3 comments:

  1. Blm ada yg tertangkap karna masyarakat tdk bersama anda bung zon..
    Beda dengan bu risma. dibelakang bu risma ada msyarakat surabaya yg militan melindungi emak e!!
    btw yg melaporkan bukan bu risma tapi seluruh masyarakat surabaya.
    Bu risma nya santuy, gak menggubris.. anak2 e yg panas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Fadli zon elu bukan di fitnah tapi itu real kelakuan lu yg bejat.klu ada yg bilang elu org baik.itu baru namanya fitnah.

      Delete
  2. Krna kmu zonk mana mungkin orang suka sma kamu, liat wajah ny az sepet

    ReplyDelete

Post Bottom Ad