Walikota Risma Mendadak Memarahi Kasatpol PP Dan Menyiramkan Air Ke Tubuhnya - Kabar Surabaya

Breaking

Wednesday, November 13, 2019

Walikota Risma Mendadak Memarahi Kasatpol PP Dan Menyiramkan Air Ke Tubuhnya

Walikota Risma Mendadak Memarahi Kasatpol PP Dan Menyiramkan Air Ke Tubuhnya


Kabar Surabaya - Suasana kerja dilingkungan Pemerintah Kota Surabaya selalu dalam ritme yang serius. Terutama pada dinas-dinas yang berhubungan dengan pelayanan publik. Apabila ditemukan tempat pelayanan publik yang mengecewakan, maka Walikota Tri Rismaharini tidak segan-segan untuk turun langsung ke lapangan. Tentunya para netizen masih ingat ketika Walikota Risma sidak ke Dispendukcapil Kota Surabaya. Saat itu beliau memarahi Kepala Dinas Dispendukcapil karena panjangnya antean ketika mengurus E-KTP. 


Kejadian marahnya Walikota Surabaya Tri Rismaharini ini terulang kembali pada hari Senin (11/11/2019) kemarin. Kemarahan Walikota Risma ini terjadi di teras Balai Kota Surabaya pada saat selesai acara pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya. Bahkan dalam kejadian ini, Walikota perempuan pertama di Kota Surabaya ini juga mengguyur badan Kasatpol PP yang dimarahinnya dengan se-ember air.

Awal dari kejadian ini berasal dari dirayakannya hari ulang tahun Anna Fajriatin yang saat ini menjabat sebagai Camat Gunung Anyar. Meskipun hari ulang tahun Camat Gunung Anyar yang ke 43 ini telah lewat sehari sebelumnya, namun Kepala Satpol PP Kota Surabaya Irvan Widyanto tetap memberikan "prank" kepada Anna. Prank ini berupa guyuran air yang membasahi seluruh badan Camat Gunung Anyar ini.


Celakanya, setelah baju Anna Fajriatin basah kuyup akibat siraman air dari Irvan Widyanto, tiba-tiba saja Walikota Risma lewat didepan mereka. Melihat baju Anna yang basah kuyup, Walikota Risma langsung kaget. "Lho seragammu kenopo iki kok teles kebes,". Anna-pun kemudian menjelaskan duduk perkaranya kepada atasannya tersebut.

Mendengar alasan tersebut, Walikota Risma langsung saja marah kepada ke-duanya. Beberapakali terlontar nada tinggi dari ucapan beliau, namun nadanya seperti seorang ibu yang marah kepada anak-anaknya. Walikota Risma langsung memerintahkan semua yang ada di ruang tersebut untuk menyiram air kepada Irvan Widyanto. namun semua yang ada disitu tidak ada yang berani menyiramkan air kepada Kepala Satpol PP Kota Surabaya tersebut.


Karena tidak ada yang berani menyiram Irvan Widyanto, akhirnya Walikota Risma memerintahkan ajudannya untuk mengambilkan air. "Wes kene, aku ae sing nyiram, golekno banyu, Gak jelas kok arek iki pancen," kata Walikota Risma sambil menunjuk ke Irvan. Beberapa saat kemudian datang air minum dalam kemasan untuk diberikan kepada Walikota Risma. "Opo iki...kena'en nek sakmene, golekno ember, trus isien banyu sing bek," perintah Walikota Risma.

Tidak berselang lama, datanglah ember berwarna pink ke hadapan Walikota Risma. Layaknya anak yang sedang dihukum oleh ibunya, Irvan Widyanto hanya bisa pasrah sembari menundukkan kepalanya untuk siap di siram air. Dalam seketika air dalam ember langsung disiramkan ke tubuh Satpoll PP Kota surabaya tersebut. bahkan Supomo selaku Kepala Dinas pendidikan juga ikut menyiram. Kanthi Budiarti selaku Kepala Bagian Pemerintahan dan Otonomi Daerah juga tidak ketinggalan untuk ikut menyiramkan air dalam kemasan botol ke kepala Irvan.


Setelah tubuh Irvan basah kuyup, Walikota risma langsung berpamitan untuk melaksanakan agenda kegiatan berikutnya. "Wes ndang jaluko traktiran karo Irvan," ucapnya sembari menutup kaca mobilnya.

Menurut Irvan Widyanto, kejadian ini adalah hal yang biasa dilingkungan Pemkot Surabaya. Ini menunjukkan kalau hubungan diantara ASN ini selalu bersifat kekeluargaan. Sedangkan Anna Fajriatin sendiri merupakan adik kelas Irvan Widyanto ketika sama-sama belajat di STPDN. "Anggap ae mari di Rukyah rek," seloroh Irvan. (Yanuar Yudha)       

2 comments:

Post Bottom Ad