Jalan Kalianak Rawan Aksi Jambret - Kabar Surabaya

Breaking

Monday, October 21, 2019

Jalan Kalianak Rawan Aksi Jambret

Jalan Kalianak Rawan Aksi Jambret

Kabar Surabaya - Warga Kota Surabaya harus lebih meningkatkan kewaspadaannya akhir-akhir ini. Hal ini dikarenakan maraknya aksi kejahatan yang kerap menimpa para pengendara motor. Modus kejahatanpun sangat beragam dan yang pasti selalu berhasil memakan korban, baik uang maupun jiwa. Seperti yang baru-baru ini terjadi di kawasan Surabaya barat, Tepatnya di Jalan Kalianak Kota Surabaya.



Keempat remaja yang bernama Andika , Andriyan Yogi, Ardiansyah dan Haves Raaf benar-benar tidak menyangka bila sepulangnya nongkrong dari Jembatan Suramadu akan bernasib sial. Hal ini bermula saat mereka melintasi seputaran Jalan Kalianak. Dengan menggunakan 2 motor mereka berboncengan akan menuju kerumah masing-masing. Motor yang digunakan oleh ke-empat remaja tanggung ini adalah Suzuki Satria Fu dengan nopol L 4634 WK dan Honda Beat.

Tanpa disadari oleh ke-empatnya, sejak dari kawasan Suramadu perjalanan mereka sudah diikuti oleh empat penjahat yang berboncengan dengan menggunakan dua unit motor juga. Para penjahat ini menggunakan motor Honda Vario dan Yamaha Aerox. Sesampainya di jalan kalianank, tepatnya di depan gudang no.78, ke-empat korban ini langsung dicegat oleh ke-empat pelaku yang badannya jauh lebih besar.



Dua pelaku jambret yang mengendarai motor Yamaha Aerox tersebut langsung berhenti tepat didepan Haves Raaf yang mengendarai motor Honda Beat. Saking mepetnya, motor Honda Beat korban sampai terjatuh. Modus yang digunakan oleh pelaku jambret ini adalah menuduh Haves Raaf telah melakukan penganaiayaan terhadap salah satu keluarga pelaku. Karena merasa tidak melakukan perbuatan seperti yang dituduhkan, akhirnya Haves Raaf-pun turun untuk berbicara dengan pelaku. Namun pelaku tetap ngotot menuduh Haves Raaf melakukan penganaiayaan.

Melihat salah satu motor rekannya terjatuh, Motor Satria Fu yang tadinya sudah berada didepan langsung berputar balik. Ardiansyah yang berinisiatih bertanya kepada para pelaku malah langsung mendapatkan bogem mentah dan pukulan dengan helm pada kepalanya. Melihat para pelaku semakin brutal, akhirnya ke-empat korban ini langsung lari tunggang langgang meninggalkan motornya di lokasi.



Kesempatan ini rupanya dimanfaatkan oleh para pelaku untuk mengambil motor korban. Mereka lantas menggondol motor Satria Fu milik korban. Sebenarnya, motor Honda Beat juga akan dibawa oleh pelaku jambret ini. Namun karena mogok, akhirnya motor Honda Beat ini selamat dari incaran pelaku. 

Setelah kejadian tersebut, mereka akhirnya melaporkan kasus tersebut ke Polsek Asemrowo dan Polres Tanjung Perak Surabaya. Sedangkan Ardiansyah harus dibawa ke rumah sakit, karena luka yang diderita sangat serius. Kejadian yang terjadi pada Minggu (20/10/2019) malam ini benar-benar membuat pihak keluarga korban sangat geram. Mereka sangat berharap pihak Kepolisian untuk bisa menangkan para pelaku kejahatan ini, agar Kota Surabaya kembali menjadi aman.



Kasus penjambretan ini telah menjadi atensi khusus bagi Unit Reskrim Polsek Asemrowo dan Unit Resmob Polres Tanjung Perak. Namun. pihak Kepolisian merasa kesulitan untuk melacak para pelaku, karena ke-empat korban tidak bisa menyebutkan nopol motor para pelaku. Meski demikian pihak Kepolisian tetap akan mengungkap kasus ini dengan mencari petunjuk dari sumber yang lain.

Pihak Kepolisian juga telah meminta bantuan dari Pemerintah Kota surabaya untuk memasang sepuluh titik CCTV guna memantau kondisi Jalan Margomulyo dan Jalan Kalianak yang sering menjadi lokasi dari tindak kejahatan. (Yanuar Yudha)

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad