Surabaya Dirikan Sekolah Tahan Gempa Untuk Lombok - Kabar Surabaya

Breaking

Tuesday, May 28, 2019

Surabaya Dirikan Sekolah Tahan Gempa Untuk Lombok

Surabaya Dirikan Sekolah Tahan Gempa Untuk Lombok

Kabar Surabaya - Pada bulan Juli 2018 lalu, sebuah gempa besar mengguncang kawasan Nusa Tenggara Timur (NTB). Gempa ini berkekuatan 7 skala Richter dan di susul oleh gempa-gempa kecil lainnya. Hal inilah yang kemudian mengakibatkan Pulau Lombok menjadi lumpuh total dengan banyak bangunan yang hancur. Salah satu bangunan yang hancur ini adalah bangunan sekolah dasar di kawasan Lombok Timur.



Setiap kali terdapat kejadian musibah di Indonesia ini, Kota Surabaya selalu berusaha aktif untuk membantu. Seperti halnya apabila terjadi musibah yang berhubungan dengan kejadian alam, seperti banjir, tanah longsor, gempa bumi gelombang tsunami dan bencana alam lainnya. Bantuan yang di berikan oleh Pemerintah Kota Surabaya ini biasanya di pusatkan di depan Balai Kota surabaya dengan mendirikan tenda koordinasi. Tenda ini di peruntukkan bagi masyarakat yang akan memberikan bantuan. Bantian ini mulai dari bahan pangan (mie instan, biskuit serta aneka produk lainnya.

Salah satu kawasan yang tahun lalu mendapatkan bantuan dari Kota Surabaya adalah daerah Lombok Timur. Sehari pasca gempa terjadi, Pemkot Surabaya langsung berinisiatif untuk membuka Posko bantuan di depan Balai Kota. Posko bantuan ini didirikan untuk mewadahi sumbangan dari masyarakat Kota Surabaya yang ingin menyisihkan sebagian dananya untuk masyarakat Lombok.


Khusus untuk bencana alam gempa di Lombok Timur ini Pemerintah Kota Surabaya berniat untuk mendirikan gedung sekolah. Hal ini di karenakan bencana gempa ini juga menghancurkan sekolah yang ada di sana. Selain itu, Walikota Surabaya Tri Rismaharini melihat bahwa bantuan obat-obatan, makanan dan pakaian sudah melimpah. Setelah mengirimkan tim survey ke lokasi bencana, akhirnya Pemkot Surabaya bisa menaksirkan kebutuhan dana untuk membangun sekolah di sana. Taksiran dana yang di butuhkan untuk pembangunan sekolah tersebut adalah Rp 880 juta. 

Setelah setahun berlalu, akhirnya gedung sekolah hasil bantuan Pemerintah Kota Surabaya telah terwujud. Dari taksiran Rp 880 juta, ternyata membengkak hingga menjadi Rp 1.5 Milyar rupiah. hal ini di karenakan Pemkot Surabaya ingin bangunan sekolah ini di lengkapi dengan struktur bangunan tahan gempa. 


Untuk meresmikan gedung sekolah yang bernama SDN Obel-Obel 1 Lombok Timur ini, Walikota Tri Rismaharini sengaja datang langsung ke lokasi yang jaraknya 2.5 jam dari bandara terdekat. Kedatangan Walikota risma ini di dampingi pula oleh beberapa anak-anak sekolah dari Kota Surabaya. "Mereka saya bawa kesini agar mengetahui dengan jelas, inilah bentuk sumbangan yang telah mereka salurkan bagi saudara-saudaranya di Lombok Timur ini," Terang Risma.

Dalam kesempatan ini orang nomor satu di Kota Surabaya ini menjelaskan bahwa pendirian sekolah ini merupakan bantuan dari berbagai lapisan masyarakat di seluruh Kota Surabaya. Mulai dari Pemkot Surabaya sendiri, masyarakat umum serta anak-anak sekolah yang juga menyumbangkan sebagian uang sakunya. "Kepedulian para pelajar ini adalah untuk mengingatkan mereka juga, bahwa di tempat lain masih banyak anak-anak yang tidak sebahagia mereka" papar Risma.


Gedung Sekolah Obel-Obel 1 Lombok Timur hasil sumbangan warga Kota Surabaya ini terbilang cukup lengkap. Untuk ruang kelas ada 8 ruangan, 1 perpustakaan sekolah, 1 ruang guru (kantor) dan 8 toilet sekolah. Ketahanan bangunan ini sempat teruji ketika Lombok kembali di guncang gempa sbesar 5.8 Skala Richter. Bangunan ini tetap kokoh meskipun terkena gempa. (Yanuar Yudha)     

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad