Walikota Risma Dan Gubenur Khofifah Hadir Dalam Acara Yang Sama, Netizen Malah Berkomentar Seperti Ini - Kabar Surabaya

Breaking

Thursday, August 13, 2020

Walikota Risma Dan Gubenur Khofifah Hadir Dalam Acara Yang Sama, Netizen Malah Berkomentar Seperti Ini

Walikota Risma Dan Gubenur Khofifah Hadir Dalam Acara Yang Sama, Netizen Malah Berkomentar Seperti Ini

Kabar Surabaya - Untuk menanggulangi Virus COVID-19 yang saat ini melanda di Provinsi Jawa Timur, semua kepala daerah telah sepakat untuk membentuk Kampung Tangguh Semeru. Dalam Pembentukan Kampung Tangguh Semeru ini, pemerintah daerah menjalin kerjasama yang apik dengan pihak Kepolisian. Fungsi dari Kampung Tangguh ini sebenarnya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat untuk turut serta menanggulangi COVIR-19 di kampungnya masing-masing.


Pada Rabu (12/08/2020) malam kemarin, di Balai Kota Surabaya diselenggarakan Awarding Kampung Tangguh Semeru dan Ekspose Hasil Survey Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 Provinsi Jawa Timur. Acara ini terbilang sangat istimewa, karena seluruh kepala daerah dari kawasan Surabaya Raya hadir dilokasi. Termasuk juga Gubenur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.


Meskipun Gubenur Khofifah dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ini beberapa kali terlihat terlibat saling berseteru, namun pada event tadi malam keduanya bisa terlihat akrab. Bahkan mereka duduk di deretan kursi yang sama dan dalam meja yang sama. Meskipun sebenarnya mereka berdua masih dipisahkan oleh Kapolda Jatim Irjen Pol.M.Fadil Imran. Walaupun duduk berdekatan, namun kecanggungan masih tampak dari keduanya.


Acara yang dikemas dengan awarding dan jamuan makan malam ini dihadiri oleh puluhan orang. Hal ini dikarenakan banyak juga undangan-undangan yang merupakan para ahli kesehatan, seperti dr Windhu Purnomo pakar Epidemiologi, Nuzul Achjar PhD pakar Ekonomi UI, Prof Hermawan Sulistyo peneliti LIPI dan dr Ayodya Heristyorini dosen FK UPN Veteran Jakarta.  


Menanggapi acara yang disenggarakan oleh pemerintah tadi malam ini, banyak dari para Netizen ini yang memberikan tanggapannya. Mulai dari bertemunya dua pemimpin wanita ini, hingga jalannya acara tersebut. Berikut beberapa komentar Netizen yang berhasil admin rangkum :

Caroline Dxxx Fexxx: Masker nya harus tetap dipakai yaa sekalipun sedang makan.  

Moch Ixxxn  : Tirakatan / tasyakuran di larang...tp pimpinanne kumpul2 nga jaga jarak...angel angel angel....angel tenan tuturanmu

Arie Jxxx : lek wong cilik gk oleh kumpul2 kongkon stay at home smp mblawuken

Ferri Fixxxxah Aturan sing digawe ancen khusus kanggo wong cilik, nek wong2 model ngene iki yo sak karepe dewe. Anti sanksi. 
 

Blxxx Exxx : Bu anak ku kapan melbu Sekolah. Jare g oleh kumpul" Lh kog pean gwe acara manganan 

Muhammad Rixxxdi :  acarane wong cilik gak oleh, lek acarane wong duwuran masio kumpul2 seneng2 yo los dol ... seng wedi karo corona iku wong2 ngunu iku ..

Tri Suxxxwan : Jaga jarak minimal 2 meter lah iku Piro cm.. ckckck angel wes tuturane

Akxx Pxxxa : La kok gak jaga jarak iku ..ngono obrak obrak wargae Kon jaga jarak awake Dewe gak ngek i conto ..piye iku
 

Waxxi Lexxi : kumpul kumpul mangan mangan ....rakyat e sampek onok seng mene mangan opo

Juxxd Kenxxi : Malam tirakatan iku ± yo ngene iki, kumpul berdoa pembagian hadiah. wes selesai
nek dilarang trus lapo pimpinane kumpul2. Daring lak isok ta.

Herxxn : Hloooo kok Podo nglumpok seehhh ..... Saking duwur e sekolahe Sampek lali pelajaran SD !!
ing ngarsa sung tuladha, seorang pemimpin harus menjadi contoh yg baik ... Perkataan jg tindakan, bukan hanya perkataan saja 😂😂
Nyuruh tdk bergerombol pakai masker yg benar eeeeee wes mboh. AWUREN AEEEE !!!


Bro xxxm : Harus nya . Via daring lah. Kyk kemarin2 menggunakann aplikasi zoom dkk. Porotokol kesehatan harus ketat .

Ary Mxxxxnc Kenapa duduknya mesti di pisah..kok gak bersebelahan saja.

Waxxa Mxa . . . Kira kira kalau evaluasi via Video confrence begitu bisa tidak ?? Para pemimpin selain selaras juga jadi contoh sebagai pihak yang tertib unt tidak melakukan acara yg mengarah pada kerumunan orang. Entik kalau komentar miring dibilang NYINYIR atau PANASBUNG tapi ya apa mesti bergerombol atau emang perlu bergerombol serta undang Wartawan unt woro2 meski sekarang Pandemi ?? Jaman uwes maju dan serba Daring atau online lha kok ini isek tradisional.(yyan)

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad