Surabaya Masih Tertinggi Kasus Corona, Pemkot Terus Galakkan Penyemprotan - Kabar Surabaya

Breaking

Wednesday, March 25, 2020

Surabaya Masih Tertinggi Kasus Corona, Pemkot Terus Galakkan Penyemprotan

Surabaya Masih Tertinggi Kasus Corona, Pemkot Terus Galakkan Penyemprotan

Kabar Surabaya - Berdasarkan data yang dirilis oleh Provinsi Jatim, saat ini kasus Virus Corona atau Covid-19 di Kota Surabaya masih dinyatakan tertinggi dari seluruh Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. Saat ini di Kota Pahlawan sudah ada 223 kasus, dibawahnya ada Kabupaten Tulungagung dengan jumlah kasus 222 dan Malang Raya dengan 187 kasus.


Menyikapi hal tersebut Pemerintah Kota Surabaya tidak tinggal diam. Semua daya upaya terus dilakukan untuk memperkecil jumlah kasus Virus Corona ini. Beragam cara dilakukan dengan sangat serius. Salah satunya dengan melakukan penyemprotan cairan disinfektan secara massal ke seluruh penjuru kota.

Dalam melakukan penyemprotan ini semua pihak turun langsung ke lapangan. Mulai dari Camat, Lurah, Kepolisian, unsur TNI, Pemadam Kebakaran serta tokoh-tokoh masyarakat saling bergotong-royong melakukan penyemprotan disinfektan ini.

Kondisi ini bisa terlihat di Kecamatan Gunung Anyar Kota Surabaya. Sejak pagi dihalaman depan kecamatan yang terletak di kawasan Surabaya timur ini sudah terlihat antrian wadah jerigen, tong maupun galon air minum. Wadah-wadah kosong tersebut nantinya akan di isi oleh cairan disinfektan yang dibagikan oleh pihak Kecamatan Gunung Anyar secara gratis.

Para pemilik wadah-wadah tersebut adalah warga Kecamatan Gunung Anyar yang akan melakukan penyemprotan di wilayah pemukiman mereka. Setelah melakukan pengisian cairan disinfektan, mereka akan langsung melakukan penyemprotan hari ini juga.


Lurah Rungkut Menanggal Nurul Azizah mengungkapkan bahwa penyemprotan hari ini ditujukan  bagi mereka yang tinggal dipemukiman padat penduduk dan memiliki akses jalan yang cukup sempit. Nantinya penyemprotan ini dilakukan oleh tokoh masyarakat dan didampingi oleh pihak Kepolisian dan unsur TNI.

"Penyemprotan pada hari ini (Rabu 25[03/2020) ditujukan kepada wilayah yang akses jalannya kecil. Terutama seperti RW 1 dan RW 2 Kelurahan Rungkut Menanggal. Sedangkan untuk RW 3 dan RW 4 kemarin sudah dilakukan penyemprotan dengan menggunakan mobil pemadam kebakaran," terang Lurah Nurul.

Lurah Nurul Azizah juga menjelaskan bahwa cairan disinfektan yang digunakan ini sangat aman bagi manusia maupun lingkungan. Jadi warga dihimbau untuk tidak khawatir terhadap cairan disinfektan ini. Cairan disinfektan tersebut juga tidak akan merusak tanaman di rumah.

Cairan Disinfektan yang digunakan untuk membasmi Virus Corona ini merupakan buatan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Surabaya (DKPP). Kandungan utama dari Cairan Disinfektan ini adalah senyawa dari Benzalkonium Klorida.


Benzalkonium Klorida ini sangat umum digunakan pada produk-produk antiseptik yang dijual dipasaran. Seperti sabun, shampo, hand sanitizer hingga obat tetes mata. Fungsi dari Benzalkonium Klorida ini adalah untuk mematikan virus, jamur, serta mikroorganisme yang lain.

Dalam konsentrasi yang rendah Benzalkronium Klorida ini bisa berfungsi sebagau antiseptik. Apabila konsentrasinya di tingkatkan bisa menjadi Cairan Disinfektan. Jadi Cairan Disinfektan adalah cairan antiseptik dan bukan cairan antibiotik.


Lebih lanjut Lurah Nurul juga menghimbau warganya untuk melakukan pembersihan rumah masing-masing dengan Cairan Disinfektan yang mudah diperoleh dipasaran. Seperti halnya cairan pembersih lantai semacam karbol atau porstek. Karena cairan tersebut juga efektif untuk membunuh kuman termasuk virus Cofid-19.(Yanuar Yudha) 

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad