Setelah Perbatasan, Sekarang Pemkot Surabaya Lakukan Tes SWAB Di Mall - Kabar Surabaya

Breaking

Thursday, November 26, 2020

Setelah Perbatasan, Sekarang Pemkot Surabaya Lakukan Tes SWAB Di Mall


Setelah Perbatasan, Sekarang Pemkot Surabaya Lakukan Tes SWAB Di Mall


Kabar Surabaya - Sudah 8 bulan ini Kota Surabaya berkutat dengan Virus COVID-19. Pada masa awal pndemi, Kota Surabaya pernah masuk dalam Zona Merah yang berarti penularan virusnya tidak terkendali, Namun saat ini kondisinya sudah mulai membaik. Bahkan semenjak memiliki Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda), Pemerintah Kota Surabaya semakin masif untuk melakukan Tes SWAB sebanyak mungkin. 

 

Pada masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) lalu, Pemkot Surabaya memperbanyak Tes SWAB di kawasan Perbatasan masuk ke Kota Surabaya. Kemudian Pemkot juga melakukan Tes SWAB pada kerumunan-kerumunan massa atau di tempat nongkrong saat malam hari yang terlihat sangat ramai. Pasar-pasar tradisional yang banyak terjadi kerumunan juga tidak luput dari pelaksanaan Tes SWAB ini. 



Saat ini Pmkot Surabaya sudah mulai merambah ke lokasi lain untuk melakukan Tes SWAB, yaitu Mall, Pertokoan dan Hotel. Seperti halnya pasar tradisional, Mall adalah tempat yang juga banyak mengundang kerumunan orang. Oleh karena itu sangat penting untuk melakukan Tes SWAB bagi para karyawan yang ada didalamnya. Hal ini mutlak untuk dilakukan, mengingat sejal awal PSBB dilakukan, Mall tidak pernah mengalami penutupan.

 

Sejak mulai diberlakukan Tes SWAB kepada pegawai Mall, Dinas kesehatan Kota Surabaya telah melakukan tes kepada 5.082 orang. Dari ribuan orang tersebut, hasilnya adalah 4.134 orang dan 130 orang karyawan dinyatakan terkonfirmasi positif. Sedangkan sisanya masih menunggu hasil pemeriksaan lab lebih lanjut. 

 


Febria Rachmanita, selaku Kepala Dinkes Kota Surabaya mengungkapkan bahwa lebih dari 5000 orang tersebut adalah keseluruhan dari karyawan Mall dan pertokoan di Kota Surabaya. Tes SWAB ini akan terus dilakukan secara masif. Menurut Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, per-harinya ada sekitar 3000 specimen yang diperiksa oleh Labkesda. Beliau menjamin bahwa Labkesda Surabaya mampu untuk memeriksa hingga ribuan specimen per-harinya.

 

Pada prakteknya, nanti akan dilihat dulu jumlah karyawan dari mall atai pertokoan yang akan dilakukan Tes SWAB. Kalau jumlahnya kurang dari 100 oran, maka mereka akan diarahkan ke Puskesmas terdekat. Namun, jika jumlahnya lebih dari 100 orang, maka petugas dari Dinas Kesehatan yang akan datang untuk melakukan Tes SWAB di lokasi mall tersebut berada. 

 

Intinya, saat ini Kota Surabaya tidak menunggu kedatangan pasien yang ingin Tes SWAB. namun sudah lebih mencari pasien yang akan dilakukan tes. Karena, hanya dengan melakukan tes ini, penyebaran Virus Corona bisa dikendalikan. (yyan)   

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad