Tetangganya Diduga Terindikasi Corona, Satu Gang Minta Di Tes Massal - Kabar Surabaya

Breaking

Sunday, March 22, 2020

Tetangganya Diduga Terindikasi Corona, Satu Gang Minta Di Tes Massal

Tetangganya Diduga Terindikasi Corona, Satu Gang Minta Di Tes Massal

Kabar Surabaya - Update terbaru mengenai pasien corona yang dirilis oleh Pemerintah Provinsi jawa Timur, saat ini pasien yang dinyatakan positif Corona berjumlah 41 orang. Sedangkan untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) meningkat drastis ke angka 999 dan Pasien Dalam Pengawasan berjumlah 88 orang. Khusus Jawa Timur, pasien yang telah meninggal dunia berjumlah 1 orang.


Sedangkan untuk tingkat nasional, jumlah pasien yang telah dinyatakan positif Corona sudah berjumlah 450 orang. Sedangkan angka kematiannya sudah mencapai 48 orang. Tingginya angka-angka inilah yang terkadang bisa membuat masyarakat menjadi takut dan was-was.

Kondisi ini ternyata juga membuat warga Gunung Anyar menjadi sedikit khawatir. Hal ini dikarenakan salah satu tetangganya Diduga terindikasi telah terkena Corona.  Karena kekhawatiran inilah, para warga yang bertetangga dengan yang bersangkutan, meminta Pemkot Surabaya untuk melakukan tes massal Corona terhadap mereka.


Dari data yang berhasil dihimpun, Warga Gunung Anyar yang diduga diindikasi terkena corona ini berprofesi sebagai sopir sebuah perusahaan travel. Sesaat sebelum dinyatakan terindikasi corona, yang bersangkutan baru saja mengantarkan tamu ke bandara Internasional Juanda. 

Tamu tersebut saat ini kondisinya sedang dikarantina karena terindikasi corona. Oleh karena itu perusahaan tempat tamu tersebut bekerja menanyakan siapa yang menjadi driver saat mengantarkan salah satu karyawannya ke bandara. Setelah mendapatkan informasi tersebut, akhirnya driver tersebut dipulangkan ke rumah, oleh kantor travel tersebut.


Ada pula informasi yang menyatakan kalau di perusahaan tempat driver tersebut bekerja dinyatakan ada yang positif Corona. Sehingga driver tersebut di pulangkan ke rumah. Lalu warga di sekitar tempat tinggal yang bersangkutan melakukan berkoordinasi dengan pihak Kelurahan dan Kecamatan mengenai kondisi tersebut. 

Akhirnya yang bersangkutan dijemput dengan ambulance dan dibawa ke Rumah Sakit untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pada saat melakukan penjemputan pasien, tenaga medis tersebut telah menggunakan Alat Pelindung Diri yang lengkap.


Saat ini, warga yang berada di dekat rumah pasien  dilanda keresahan. Hal ini dikarenakan sebelum dibawa ke rumah sakit, yang bersangkutan sempat berinteraksi dengan warga sekitar. Oleh karena itu, warga di kawasan tersebut meminta Dinas Kesehatan Kota Surabaya untuk melakukan tes Corona terhadap keseluruhan warga.

Hal ini juga di sampaikan oleh anggota komisi A DPRD Kota Surabaya Arif Fathoni. "Kami harap Dinkes Kota Surabaya segera memberikan fasilitas pemeriksaan massal terhadap warga di kawasan tersebut, untuk menghindari kepanikan dan keresahan,".


Untuk saat ini masih belum diketahui secara pasti, apakah driver travel ini positif corona atau tidak.  Jadi, mohon untuk masyarakat untuk tidak panik. (Yanuar Yudha) 

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad