Pemkot Surabaya Gunakan DRONE Untuk Penyemprotan Disinfektan - Kabar Surabaya

Breaking

Monday, March 23, 2020

Pemkot Surabaya Gunakan DRONE Untuk Penyemprotan Disinfektan

Pemkot Surabaya Gunakan DRONE Untuk Penyemprotan Disinfektan

Kabar Surabaya - Masifnya serangan dari Virus Corona yang telah menewaskan 48 orang semakin membuat masyarakat semakin resah. Sebagaimana diketahui bahwasannya Virus Corona atau Cofid-19 ini berukuran sangat kecil dan ada kemungkinan bisa menyebar lewat udara (airbone) meskipun belum ada datan yang valid, karena Covid=19 ini termasuk virus corona jenis baru.  


Karena kemungkinan bisa menyebar lewat udara, maka diperlukan tindakan yang tepat apabila ingin melumpuhkannya. Hal ini mutlak diperlukan karena penyebaran Virus Corona ini sudah sangat mengkhawatirkan. Selain itu Virus Corona ini juga bisa menyebar lewat bersin atau droplet.

Dengan karakteristik Virus Corona yang seperti itu, maka Pemerintah Kota Surabaya mulai bergerak dengan melakukan penyemprotan disinfektan ke berbagai sudut kota. Langkah penyemprotan ini sudah dimulai sejak minggu lalu dan akan terus dilakukan hingga akhir bulan Mei mendatang.

Waktu penyemprotan juga bisa diperpanjang apabila kondisi masih belum stabil. teknik penyemprotan yang dilakukan oleh Pemkot Surabaya ini ada beragam. 

Pertama dengan melakukan penyemprotan secara manual. Penyemprotan dengan cara ini dilakukan oleh beberapa personel ditiap-tiap Kelurahan yang ada di Kota Surabaya. 


Mereka setiap harinya berkeliling untuk melakukan  penyemprotan disinfektan ke fasilitas-fasilitas umum yang ada diwilayahnya, seperti sekolah, masjid, mushola, balai RW dan fasilitas umum lainnya. Setiap harinya sekitar 30-40 lokasi bisa di semprot. 

Penyemprotan dalam skala besar. Penyemprotan dengan cara ini, membutuhkan bantuan dari mobil Pemadam Kebakaran (PMK)sebagai alat semprotnya. Sasaran utama dari penyemprotan skala besar ini adalah jalanan umum yang ada di jalan raya maupun di kampung-kampung yang bisa dilewati oleh mobil PMK. 


Sedangkan untuk yang jalannya kecil, petugas PMK akan menarik selang dan berjalan secara manual. Penyemprotan ini dilakukan setiap hari mulai pagi hari hingga larut malam.

Penyemprotan Dengan Teknologi DRONE.  hal Ini adalah cara baru yang digunakan oleh Pemkot Surabaya dalam melakukan penyemprotan. Cara ini digunakan untuk melakukan penyemprotan pada gang-gang kecil di pemukiman yang padat penduduknya. 

Seperti yang dilakukan oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini pada siang ini. Bersama tim DRONE Pemkot Surabaya beliau berjalan menyusuri gang-gang sempit yang ada di Kampung Kebrangseng kawasan Genteng. 


Sambil membawa pengeras suara, orang nomor satu di Kota Surabaya ini memerintahkan warga untuk membuka pintu dan jendela rumahnya. 

"Ayo ibu/bapak, jendelanya mohon dibuka, sekarang ada Penyemprotan Disinfektan yang dilakukan oleh Pemkot. Jangan khawatir, cairan ini tidak berbahaya, ayo dibuka pintu dan jendelanya," kata Wali Kota Risma berulang-ulang.

DRONE yang dipakai untuk Penyemprotan Disinfektan ini tergolong cukup besar dan mampu untuk membawa cairan Disinfektan. Melalui pipa yang ada di kanan-kirinya, cairan Disinfektan tersebut keluar.


Tidak lupa dalam legiatan ini Wali Kota Risma menghimbau warganya agar melakukan sosial distencing. "Wes gak usah rasan-rasan disik, mengko ae nek viruse wes ilang, ojok lali sering-sering cuci tangan dengan sabun,". (Sudah, tidak usah nge-gosip dulu, nanti saja kalau virusnya sudah hilang, jangan lupa untuk sering cuci tangan dengan sabub ya..). (Yanuar Yudha)

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad