Keberadaan Cairan Alkohol dan Sabun Cuci Tangan Sudah Mulai Langka - Kabar Surabaya

Breaking

Sunday, March 22, 2020

Keberadaan Cairan Alkohol dan Sabun Cuci Tangan Sudah Mulai Langka

Cairan Alkohol dan Sabun Cuci Tangan Sudah Mulai Langka, Padahal Staf Medis Sangat Membutuhkan

Kabar Surabaya -  Serangan wabah Virus Corona semakin lama semakin mengkhawatirkan. Saat ini yang dinyatakan positif telah mencapai 450 orang. Sedangkan yang telah dinyatakan meninggal dunia menjadi 25 orang. Angka-angka tersebut adalah data resmi yang telah dirilis Pemerintah Republik Indonesia pada hari Sabtu kemarin.


Untuk Provinsi Jawa Timur sendiri, saat ini sudah ada tiga wilayah yang memiliki pasien positif corona. Daerah tersebut adalah Kota Surabaya dengan 20 orang, Malang Raya 1 orang, dan Magetan berjumlah 3 orang.

Memburuknya kondisi ini ternyata juga berimbas kepada masyarakat. Banyak masyarakat yang sangat khawatir sehingga menjadi panik. Kepanikan masyarakat ini bahkan ditunjukkan dengan memborong semua peralatan kesehatan.


Beberapa peralatan medis yang menjadi buruan masyarakat adalah masker kesehatan, Sarung tangan medis, hingga cairan alkohol. Habisnya stok ini bahkan membuat barang yang asih ada dipasaran harganya melonjak sangat tinggi. Banyak pengepul atau pedagang yang akhirnya mengambil keuntungan dari kejadian wabah Virus Corona ini.

Mirisnya lagi, saat ini sudah banyak petugas medis yang akhirnya mengalami kekurangan stok Alat Pelindung Diri (APD). Beberapa APD yang stoknya mulai menipis adalah Masker, Sarung Tangan Operasi, bahkan cairan alkohol. Padahal peralatan APD tersebut adalah pelindung utama tenaga medis dalam menangani pasien yang tererang virus corona.


Habisnya peralatan APD ini pernah dialami oleh beberapa negara di luar negeri. Seperti di Italia yang kehabisan sarung tangan, dan beberapa negara lainnya. Akibatnya-pun menjadi sangat fatal. Beberapa dokter yang menangani Corona sampai harus menemui ajalnya karena terkontaminasi juga oleh virus tersebut.

Tidak hanya terjadi di luar negeri, di Indonesia-pun kondisinya juga sama. Akibat panic buying yang dilakukan oleh masyarakat, beberapa alat APD yang ada dipasaran juga habis. Masker kesehatan, sarung tangan, hingga yang terbaru cairan alkohol juga sudah menjadi barang yang sangat langka.


Cairan alkohol yang habis ini ditengarai karena saat ini banyak masyarakat yang mencoba membuat hand sanitizer secara mandiri. Hal ini dikarenakan keberadaan handsanitizer yang sudah hilang dari pasaran.  Bahkan saat ini cairan sabun untuk cuci tangan juga mulai hilang keberadaannya.

Kondisi ini tentu saja sangat mengkhawatirkan, coba saja bayangkan jika seorang dokter yang di tugasi menyembuhkan pasien corona, tetapi malah terkena virus corona akibat mereka tidak memakai APD yang lengkap.


Bahkan pernah viral beberapa petugas media yang terpaksa menggunakan jas hujan plastik sebagai alat pelindung dirinya. Kondisi ini juga akhirnya membuat salah satu dokter untuk menuliskan surat ke Presiden Jokowi agar sebisa mungkin diberikan bantuan APD guna menangani wabah Virus Corona ini.

Jadi, kepada seluruh masyarakat, marilah kita bijak untuk berbelanja alat kesehatan. Jangan sampai staff medis yang notabenebe-nya berada di garda terdepan memerangi Virus Corona ini menjadi korban akibat tindakan memborong barang-barang kesehatan tersebut.

Cuci tangan yang benar dengan menggunakan sabun cair biasa-pun sejatinya sudah bisa menghilangkan virus yang menempel pada tubuh kita.

Selalu jaga kebersihan tubuh, dan jangan lakukan panic buying yang nantinya justru akan merugikan orang lain, (Yanuar Yudha)

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad