Satpol PP Gadungan, Cabuli Pasangan Pacaran - Kabar Surabaya

Breaking

Thursday, November 14, 2019

Satpol PP Gadungan, Cabuli Pasangan Pacaran

Satpol PP Gadungan, Cabuli Pasangan Pacaran

Kabar Surabaya - Masa remaja memang hampir tidak pernah lepas dari yang namanya "Pacaran". Di Kota Surabaya juga banyak sekali lokasi-lokasi cantik yang bisa digunakan untuk menghabiskan waktu bersama pasangan. Seperti Taman Kota, mall dan lokasi wisata lainnya. Namun seyogjanya tetaplah untuk menjaga norma-norma kesopanan apabila berada di tempat umum. Sebab dihampir semua tempat umum di Kota pahlawan ini , terdapat Satpol PP yang siap untuk mengingatkan pasangan yang berbuat terlalu vulgar. Satpol PP Kota Surabaya juga telah dilengkapi dengan atribut yang lengkap dan identitas yang jelas. Jangan sampai tertipu oleh Satpol PP gadunan seperti yang dialami oleh pasangan muda ini.


Nasib naas dialami oleh Delima (16) yang ketika itu sedang berduaan dengan kekasihnya. Saat itu mereka berdua sedang asyik bercengkerama di jembatan penyebrangan jalan tol. Jembatan ini berada dikawasan Dujuh Kupang Sukomanunggal. 

Entah apa yang dilakukan oleh kedua pasangan tersebut. Mereka berduaan tampak asyik ditengah jembatan hingga larut malam pada hari Senin (4/11/2019). Sekitar pukul 23.00wib mereka berdua dikejutkan oleh kedatangan Thoyib Fatah (19). Pemuda tanggung ini sebenarnya sudah mengamati keduanya dari kejauhan. 


Saat keduanya tidak menyadari kehadirannya, Thoyib langsung mendekati mereka. Dengan sekali hardik, warga Bubutan Surabaya ini langsung membuat Delima dan pasangannya ketakutan. Apalagi saat itu Thoyib mengaku sebagai anggota bawahan Satpol PP Kota Surabaya. Padahal sejatinya Satuan Satpol PP Kota surabaya tidak mengenal yang namanya anggota bawahan. Bahkan saat itu Toyib tidak sedang mengenakan atribut/seragam apapun.

Melihat keduanya ketakutan, Toyib merasa di atas angin. Dengan beberapa kali membentak, Toyib meminta mereka untuk memperagakan cara mereka berpacaran tadi. Thoyib juga mengancam akan menangkap dan melaporkan mereka kepada atasannya. Dibawah tekanan dan ancaman, akhirnya mereka menuruti Thoyib untuk memperagakan cara mereka berpacaran tadi. 


Ketika melihat mereka berdua memperagakan adegan berpacaran. Thoyib diduga sedikit terangsang. Hal ini membuatnya melakukan tindakan yang lebih jauh lagi terhadap keduanya pasangan ini. Saat itu pula Thoyib langsug meminta Delima untuk membuka celana training yang dikenakannya. Parahnya ketika Delima sudah membuka celananya, Thoyib langsung melakukan adegan yang sangat tidak senonoh kepadanya. Saat itu Thoyib sengaja memasukkan jari tangannya ke kemaluan delima. Entah apa yang ada dipikirannya saat itu.

Setelah puas melakukan hal yang tidak senonoh tersebut, Thoyib lalu meminta keduanya untuk pulang. Sesampainya dirumah, Delima langsung melaporkan hal yang dialaminya kepada orang tuangan. Tentu saja orangtua Delima sangat marah dan kaget mendengar kejadian yang menimpa putrinya. 


Tidak terima putrinya di perlakukan kurang ajar, sang Ibu langsung meloporkan kejadian tersebut ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Kota Surabaya. 

Mendapat laporan dari ibunda korban. Pihak Kepolisian langsung bergerak ke lokasi. Mereka mendapati Thoyib masih berada disekitar jembatan tersebut. Dengan cekatan pihak Kepolisian menangkap dan menggelandangnya ke mapolrestabes Surabaya. 


Tersangka Thoyib terancam pasal tentang perlindungan anak dibawah umur atas perbuatan yang dilakukannya. (Yanuar Yudha)    

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad