Kisah Di Balik Rujak Seharga 60Ribu Rupiah - Kabar Surabaya

News

Monday, June 10, 2019

Kisah Di Balik Rujak Seharga 60Ribu Rupiah

Kisah Di Balik Rujak Seharga 60Ribu Rupiah

Kabar Surabaya - Dunia media sosial beberapa hari ini banyak dibanjiri oleh masyarakat yang mengaku kecewa ketika membeli makan di tempat umum. Kebanyakan dari mereka merasa tertipu ketika makan di suatu tempat. Para pembeli ini mengaku harus membayar makanan yang di belinya dengan harga yang tidak wajar. Salah satunya yang sedang viral baru-baru ini adalah Rujak Cingur seharga Rp60ribu.



Kuliner Rujak Cingur adalah sajian khas Kota Surabaya. Rujak cingur terdiri dari potongan buah, sayur serta daging sapi yang berasal dari bagian bibir. Potongan-potongan tersebut kemudian di siram dengan bumbu kacang yang sangat gurih, sehingga terasa legit di lidah. 

Rujak Cingur yang saat ini sedang terkenal di dunia maya adalah Rujak Cingur Mella yang berada di kawasan Gunung Anyar Surabaya. Tepatnya ada di tepi Jalan Raya Wiguna Timur dan berada di samping box telephon umum yang sudah tidak terpakai lagi.



Rujak Cingur Mella ini bukan viral karena rasanya yang nikmat dan legit. Namun Rujak ini viral karena harganya yang menurut kebanyakan orang terlalu mahal. Rujak Cingur Mella ini di bandrol Rp 60ribu/ porsinya. Sedangkan untuk Es Teh harganya Rp 15ribu/gelas. bagi yang tidak mengetahui harga dari Rujak Cingur Mella ini tentunya akan kaget ketika baru pertama kali makan di tempat tersebut.

Hal ini seperti yang ada di vidio akun media sosial facebook. Tampak seorang pembeli meng-konfirmasi harga rujak yang telah di makannya. 


Pembeli : Bu..maaf ya, itu tadi benar ya Rujak harganya Rp60ribu...
Penjual :  Iya...1 porsi Rp 60ribu ditambah Es Teh Rp 15ribu, jadi Rujak sama Es Teh Rp 75ribu. Kalau Gado-gado dan lontong mie harganya Rp 15.000. Porsinya memang segitu banyaknya (Rujak Cingur)
Pembeli : Soalnya saya baru tahu, kalau makan rujak harganya segitu
Penjual :  Kalau Ahmad jais malah ga boleh harga segini
Pembeli : Di mana itu bu...?
Penjual :  Tengah kota..loh masnya rumahnya mana...?
Pembeli : Rumah saya di Bulak Banteng, soalnya kalau lihat tempatnya di sini....
Penjual : Loh, tempat ga jamin mas...di sini lo, yang beli orang elit-elit

Menanggapi viralnya Rujak Mella ini, akhirnya pihak Kelurahan Gunung Anyar Tambak, Satpol PP dan Bhabinkamtibmas ini langsung mendatangi warung rujak yang ada di tepi jalan ini. Kompol I Gede Suartika selaku Kapolsek Rungkut juga menjelqskan bahwa anak buahnya ada yang mendampingi perangkat Kecamatan Gunung Anyar Tambak guna menangani kasus tersebut.


Warung Rujak Mella ini akhirnya sudah ditertibkan karena berjualan bukan pada tempatnya dan di anggap mengganggu fasilitas umum, yaitu jalan raya. (Yanuar Yudha)

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad